Selasa, Desember 04, 2012

Segmentasi Pasar Dan Analisis Demografi



SEGMENTASI PASAR
Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda.

A.    Dasar-dasar dalam penetapan Segmentasi Pasar
Dalam penetapan segmentasi pasar ada beberapa hal yang menjadi dasarnya yaitu :
1)      Dasar – dasar segmentasi pasar pada pasar konsumen
a.      Variabel geografi, diantaranya wilayah, ukuran daerah, ukuran kota, dan kepadatan iklim.
b.      Variabel demografi, diantaranya umur, keluarga, siklus hidup, pendapatan, pendidikan, dan lain sebagainya.
c.       Variabel psikologis, diantaranya kelas sosial, gaya hidup, dan kepribadian.
d.      Variabel perilaku pembeli, diantaranya manfaat yang dicari, status pemakai, tingkat pemakaian, status kesetiaan, dan sikap pada produk.

2)      Dasar – dasar segmentasi pada pasar industry
a.   Tahap 1 : menetapkan segmentasi makro, yaitu pasar pemakai akhir, lokasi geografis, dan banyaknya langganan.
b.      Tahap 2 : sikap terhadap penjual, ciri – ciri kepribadian, kualitas produk, dan pelanggan.

B.    Syarat segmentasi Pasar
Ada beberapa syarat segmentasi yang efektif yaitu :
a.      Dapat diukur
b.      Dapat dicapai
c.       Cukup besar atau cukup menguntungkan
d.      Dapat dibedakan
e.      Dapat dilaksanakan

C.     Tingkat Segmentasi Pasar
Karena pembelian mempunyai kebutuhan dan keinginan yang unik, maka setiap pembeli berpotensi menjadi pasar yang terpisah. Oleh karena itu, segmentasi pasar dapat dibangun pada beberapa tingkat yang berbeda. Tingkatan segmentasi pasar tersebut diantaranya :
a.      Pemasaran missal
Pemasaran massal berfokus pada produksi massal, distribusi massal, dan promosi massal untuk produk yang sama dalam cara yang hampir sama keseluruh konsumen.
b.      Pemasaran segmen
Pemasarn segmen menyadari bahwa pembeli berbeda dalam kebutuhan, persepsi, dan perilaku pembelian.
c.       Pemasaran ceruk
Pemasaran ceruk (marketing niche) berfokus pada sub group didalam segmen-segmen. Suatu ceruk adalah suatu group yang didefiniskan dengan lebih sempit.
d.      Pemasaran mikro
Praktek penyesuaian produk dan program pemasaran agar cocok dengan citarasa individu atau lokasi tertentu. Termasuk dalam pemasaran mikro adalah pemasaran lokal dan pemasaran individu.

D.    Manfaat Segmentasi Pasar
Manfaat dari segmentasi pasar adalah :
a.      Penjual atau produsen berada dalam posisi yang lebih baik untuk memilih kesempatan- kesempatan pemasaran.
b.      Penjual atau produsen dapat menggunakan pengetahuannya terhadap respon pemasaran yang berbeda-beda, sehingga dapat mengalokasikan anggarannya secara lebih tepat pada berbagai segmen.
c.       Penjual atau produsen dapat mengatur produk lebih baik dan daya tarik pemasarannya

ANALISIS DEMOGRAFI
Analisis demografi adalah teknik yang digunakan untuk mengembangkan pemahaman tentang usia, jenis kelamin, ras dan komposisi penduduk dan bagaimana ia telah berubah dari waktu ke waktu melalui proses demografi dasar kelahiran, kematian, dan migrasi.
Demografi memungkinkan Anda untuk memahami penduduk di setiap wilayah geografis diantaranya umur, pendapatan, jenis kelamin, keluarga, perilaku pembelian, preferensi konsumen. Atau memahami bisnis di daerah manapun yang meliputi ukuran, industri, karyawan, pendapatan. Tujuan dari analisis demografi adalah untuk mengidentifikasi susunan demografis target pasar Anda, dan menemukan geografi pasar yang lebih dengan karakteristik demografi serupa.

Referensi :

Minggu, November 11, 2012

Kepribadian Terhadap Gaya Hidup

Kepribadian adalah keseluruhan cara seseorang bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain. Kepribadian paling sering dideskripsikan dalam istilah sifat yang bisa diukur yang ditunjukkan oleh seseorang. Scheneider (1964) mengartikan penyesuaian diri sebagai “suatu proses respons individu baik yang bersifat behavioral maupun mental dalam upaya mengatasi kebutuhan-kebutuhan dari dalam diri, ketegangan emosional, frustrasi dan konflik, serta memelihara keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan tersebut dengan tuntutan (norma) lingkungan.

Untuk menjelaskan tentang kepribadian individu, Abin Syamsuddin (2003) mengemukakan tentang aspek-aspek kepribadian, yang di dalamnya mencakup :
· Karakter yaitu konsekuen tidaknya dalam mematuhi etika perilaku, konsiten tidaknya dalam memegang pendirian atau pendapat.
· Temperamen yaitu disposisi reaktif seorang, atau cepat lambatnya mereaksi terhadap rangsangan-rangsangan yang datang dari lingkungan.
· Sikap; sambutan terhadap objek yang bersifat positif, negatif atau ambivalen.
· Stabilitas emosi yaitu kadar kestabilan reaksi emosional terhadap rangsangan dari lingkungan. Seperti mudah tidaknya tersinggung, marah, sedih, atau putus asa
· Responsibilitas (tanggung jawab) adalah kesiapan untuk menerima risiko dari tindakan atau perbuatan yang dilakukan. Seperti mau menerima risiko secara wajar, cuci tangan, atau melarikan diri dari risiko yang dihadapi.
·    Sosiabilitas yaitu disposisi pribadi yang berkaitan dengan hubungan interpersonal. Seperti : sifat pribadi yang terbuka atau tertutup dan kemampuan berkomunikasi dengan orang lain.

Gaya hidup ialah kumpulan ciri tingkah laku yang bererti kepada kedua-dua orang-orang lain dan diri sendiri dalam sesuatu masa dan tempat disekitar lingkungan sosialnya. Gaya hidup menurut Kotler (2002, p. 192) adalah pola hidup seseorang di dunia yang iekspresikan dalam aktivitas, minat, dan opininya. Gaya hidup menggambarkan keseluruhan diri seseorang dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Gaya hidup menggambarkan seluruh pola seseorang dalam beraksi dan berinteraksi di dunia.  Dimulai dari kepribadian akan turun kepada munculnya gaya dalam hidup yang membuat berwarna. Maka, faktor-faktor utama muncul gaya hidup salah satu faktornya adalah  demografis karena setiap individu mempunyai identitas dan karakter masing-masing. Artikel bersumber dari wikipedia



Motivasi dan Mawas Diri



Motivasi dapat diartikan sebagai suatu proses yang menjelaskan arah dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya, sedangkan menurut American Encyclopedia adalah kecenderungan (suatu sifat yang merupakan pokok pertentangan) dalam diri sesoerang yang membangkitkan topangan dan tindakan. Motivasi meliputi factor kebutuhan biologis dan emosional yang hanya dapat diduga dari pengamatan tingkah laku manusia. Seorang yang kuat dalam menjalani hidupnya dengan tidak merasa kekurangan apapun itu juga termasuk seseorang yang memiliki motivasi yang tinggi. Dalam hubungan antara motivasi dan intensitas, intensitas terkait dengan seberapa giat seseorang berusaha, tetapi intensitas tinggi tidak menghasilkan prestasi kerja yang memuaskan kecuali upaya tersebut dikaitkan dengan arah yang menguntungkan. Maka, perlu dipahami bahwa ada perbedaan penggunaan istilah motivasi di masyarakat. Ada yang mengartikan motivasi sebagai sebuah alasan, dan ada juga yang mengartikan motivasi sama dengan semangat.
Menurut Engel, Blackwell dan Miniard (1992), sikap sebagai suatu evaluasi menyeluruh yang menunjukan orang berespon dengan cara menguntungkan atau tidak menguntungkan secara konsisten berkenaan dengan obyek atau alternatif yang diberikan. Kinner dan Taylor (1987) menyatakan bahwa sikap adalah pemandangan individu berdasarkan pengetahuan penilaian dan proses orientasi tindakan terhadap suatu obyek atau gejala.  Menurut Gordon Allpor dalam Hartono Sastro wijoyo(2005), Sikap adalah Mempelajari kecenderungan memberikan tanggapan pada suatu obyek baik disenangi maupun tidak disenangi secara konsisten. Menurut Hawkins (1980), sikap dapat di definisikan sebagai cara kita berfikir, merasakan dan bertindak terhadap beberapa aspek. Sikap dalam kamus marketing (1995) juga di definisikan sebagai kondisi mental atau akal budi tertentu yang mencerminkan suatu pandangan pribadi yang negatif atau positif mengenai suatu obyek atau konsep, atau suatu keadaan acuh tak acuh yang menunjukan titik tengah (mid point) diantara dua titik ataupun dua pokok yang saling berlawanan.Sikap motivasi itu dimulai dari diri sendiri menguatkan ambisi, meningkatkan inisiatif, dan menjaga arah jalur untuk mencapai sebuah tujuan atau keinginan kita. Motivasi diri dilakukan supaya kita kita dapat percaya dan yakin akan meraih kesuksesan dihari berikutnya.
Mawas diri dalam artiannya yaitu suatu sikap hati-hati untuk menghindari dari suatu ancaman atau kejadian yang akan datang. Menurut Marbangun Hardjowirogo sikap mawas diri ialah meninjau ke dalam, hati nurani kita guna mengetahui benar tidaknya, suatu tindakan yang telah di ambisecara teknis psikiologis usaha tersebut dapat dinamakan juga instropeksi yang pada dasarnya ialah pencarian tanggung jawab ke hati nurani mengenai suatu perbuatan. Artikel ini bersumber dari Wikipedia.

Sabtu, November 10, 2012

Menjaga Kesehatan



 Minum Air Putih
Tubuh yang sehat adalah harapan semua manusia. Tak ada satupun makhluk di bumi ini yang menginginkan tubuhnya sakit. Untuk memiliki tubuh yang sehat tentunya harus dimulai dari kebiasaan baik yang rutin pula. Memiliki tubuh yang sehat tidak mesti dengan biaya yang mahal. Semua itu bisa didapatkan juga dengan memulai kebiasaan hidup sehat secara rutin.
Salah satu hal kecil yang bisa kita lakukan namun memiliki efek positif yang besar bagi tubuh kita adalah dengan minum air putih secukupnya. Air putih sangat penting sekali untuk kelangsungan hidup semua makhluk, baik manusia, hewan ataupun tumbuhan. Namun banyak yang kurang menyadari arti pentingnya air putih bagi kelangsungan hidup.
Kebutuhan air putih bagi setiap orang berbeda-beda, tergantung dari faktor iklim dan aktivitas yang dilakukannya. Seseorang yang tinggal di daerah yang beriklim panas tentu lebih banyak membutuhkan air putih dibandingkan dengan orang yang tinggal di daerah dingin. Begitu pula halnya dengan orang yang memiliki aktivitas yang berat. Ia juga membutuhkan air putih dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan dengan orang yag beraktivitas normal.
Volume air putih yang disarankan untuk diminum per harinya adalah sekitar 2 liter per hari atau sekitar 8 gelas per hari. Dari hal kecil seperti itu saja, terkadang banyak dari kita yang tidak memenuhinya. Sebagian besar orang hanya minum air putih untuk menghilangkan rasa dahaganya.
Saat ia tidak sedang haus, maka ia tidak minum air putih. Kebanyakan orang meminum air putih saat ia benar-benar membutuhkannya di kala haus. Kalau seperti itu, tentu volume air putih yang disarankan untuk diminum tidak akan tercukupi. Volume air putih yang disarankan untuk diminum per hari memang 2 liter atau sekitar 8 gelas per hari, tetapi jumlah itu bukan berarti harus dipenuhi dengan diminum sekaligus.
Untuk memenuhi volume air putih yang dsarankan baik bagi tubuh, kita bisa meminumnya secara bertahap. Misalnya ketika bangun tidur minum 1-2 gelas, saat sarapan minum 1 gelas, saat beraktivitas minum beberapa gelas. Begitu seterusnya sampai volume air putih yang disarankan untuk tubuh terpenuhi.

Minum air saat bangun tidur berguna untuk tubuh. Umumnya kita tidur ± 6-8 jam pada malam hari. Tentu cukup lama, bukan? Selama kita tidur dalam waktu yang lama tersebut, kita tentu tidak minum. Tentu tidak mungkin bukan jika kita tidur sambil minum? Hahaha..
Nah, disaat kita tidur tersebut, tentu tubuh akan mengalami deficit air. Ditambah lagi saat tidur, tubuh terus bekerja memperbaiki sel dan juga terjadi penguapan. Oleh karena itu, saat bangun tidur kita memerlukan air yang cukup untuk mengganti cairan tubuh yang hilang saat tidur ± 1-2 gelas.
Tujuh puluh persen organ tubuh kita memiliki kandungan air. Otak mengandung air yang paling banyak, sehingga otak membutuhkan asupan air yang cukup banyak. Jika tubuh mengalami dehidrasi, otak bisa mengalami keterlambatan berpikir (atau biasa disebut lemot). Maka dari itu jangan sepelekan masalah minum air putih karena dibalik hal kecil itu terkandung manfaat yang sangat besar bagi tubuh. Hanya mungkin manfaat air putih bagi tubuh kita sering kali tidak disadari.
Kebiasaan untuk minum air putih hingga 2 liter per hari atau sekitar 8 gelas per hari (1 gelas = ±250 ml) memang bukan kebiasaan yang mudah untuk dilakukan. Butuh proses pembiasaan diri. Jika tubuh tidak biasa mendapatkan kondisi seperti itu, tentu akan terasa sulit sekali mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Sering-seringlah minum air putih secukupnya sebelum merasa haus, dan jadikan kebiasaan. Lama kelamaan secara tidak sadar otak akan memerintahkan tubuh untuk mengambil minum. Artikel penulisan ini bersumber dari blog sharlita sara izzati.
Untuk dapat membiasakan diri meminum air putih sesuai dengan kebutuhan, kita bisa membiasakan diri untuk selalu membawa air putih kemana pun kita pergi, setiap selesai beraktivitas biasakanlah untuk minum air putih, setiap selesai makan biasakanlah untuk menyediakan air minum untuk diminum setelah selesai makan, kurangi minuman-minuman selain air putih, misalnya kopi, atau minuman bersoda, serta biasakan diri untuk meminum air putih setelah bangun tidur supaya mejaga metabolisme tubuh disaat akan melakukan aktifitas.