Selasa, Desember 04, 2012

Proses Pengambilan Keputusan Oleh Konsumen



Perilaku konsumen berusaha memahami bagaimana konsumen :
·         mencari,
·         membeli,
·         menggunakan,
·         mengevaluasi,
·         menghabiskan produk dan jasa

Tiga Tipe Pengambilan Keputusan Konsumen
1.      Extensive Problem Solving (pemecahan yang diperluas)
Konsumen tidak memiliki kriteria untuk mengevaluasi sebuah kategori produk atau merk tertentu pada kategori produk tersebut, atau tidak membatasi jumlah merk yang akan dipertimbangkan
2.      Limited Problem Solving (pemecahan masalah yang terbatas)
Konsumen telah memiliki beberapa criteria dasar untuk mengevaluasi kategori produk dan berbaGai merk pada kategori tersebut.
3.      Routinized Response Behavior (pemecahan masalah rutin)
Konsumen telah memiliki pengalaman terhadap produk yang dibelimya, Ia juga memiliki standar untuk mengevaluasi merk, konsumen seringkali hanya mereview apa yang telah diketahuinya.

Langkah-Langkah Pembuatan Keputusan oleh Konsumen
1.      Pengenalan Kebutuhan
Pengenalan kebutuhan muncul ketika konsumen menghadapi suatu masalah, yaitu keadaan dimana terdapat perbedaan antara keadaan yg diinginkan dan keadaan yang sebenarnya terjadi. Kebutuhan harus diaktifkan (activated) terlebih dahulu sebelum ia bisa dikenali (recognized).
Beberapa faktor yang mempengaruhi pengaktifan kebutuhan :
·         Waktu
Konsumen yang terbiada makan pagi setiap pukul 06.00, maka secara otomatis ia akan merasa lapar lagi pada siang hari
·         Perubahan Situasi
Konsumen yg berubah status dari bujangan menjadi sudah menika, maka ia akan mengenali banyak kebutuhan yang lain
·         Pemilikan Produk
memiliki sebuah produk seringkali mengaktifkan kebutuhan yang lain
·         Konsumsi Produk
Contoh : jika buah-buahan yang berada di lemari es habis, maka akan memicu konsumen untuk membeli lagi buah-buahan untuk memenuhi kebutuhan konsumesinya
·         Perbedaan Individu
contoh: konsumen membeli mobil dengan alasan mobil lamanya sering mogok, konsumen yg lain membeli mobil dengan alasan yang lain, yaitu ingin tampil trendy

2.      Pencarian Informasi
Pencarian informasi terbagi menjadi dua, yaitu :
1)      Pencarian Internal
Konsumen akan mengingat kembali semua informasi yang ada dalam ingatannya pertama konsumen berusaha mengingat produk dan merk, yang kedua konsumen akan berfokus pada produk dan merk yang sangat dikenalnya
2)      Pencarian Eksternal
Konsumen akan bertanya kepada teman, saudara, atau tenaga penjual, konsumen membaca surat kabar, dan sebagainya.
Ada beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi pencarian Informasi konsumen diantaranya :
1)      Teori Ekonomi Informasi
Konsumen akan mencari informasi, jika manfaat marginal yang diperoleh dari informasi melebihi biaya marginal dari pencarian informasi tesebut. Contohnya, seorang konsumen akan mengunjungi took kedua dengan tambahan tranportasi hanya Rp 5.000,- tetapi ia yakin akan memperoleh tambahan manfaat yang lebih besar
2)      Faktor yang mempengaruhi proses pencarian informasi yang ekstensif
·         Faktor resiko produk
·         karakteristik konsumen (Pengetahuan dan pengalaman konsumen)
·         Faktor situasi (keadaan yg sedang dihadapi konsumen, misalnya ia hanya memiliki waktu yg terbatas, sehingga ia tidak bisa melakukan pencarian yg ekstensif)

3.      Evaluasi Alternatif

4.      Menentukan Alternatif Pilihan
Ada beberapa teknik yang dapat digunakan untuk menentukan alternative pilihan :
1)      Teknik Kompensatori
Dalam teknik ini kelebihan suatu atribut dari sebuah merk dapat menutupi kelemahan dari atribut lainnya. Konsumen akan mengevaluasi keseluruhan atribut yang dimiliki suatu merk, kemudian ia memberikan penilaian secara keseluruhan
2)      Teknik Nonkompensatori
Teknik ini menyatakan bahwa skor yang tinggi pada suatu atribut tidak bias menutupi skor yang rendah pada atribut lain
3)      Teknik Leksikografik
Konseumen akan mengevaluasi merk alternatif bedasarkan atribut yang dianggap paling penting
4)      Teknik Pengurangan bertahap
Sama dengan teknik Leksikografik, bedanya teknik ini menetapkan skor minimal atau standar untuk atribu yg dianggap paling penting tersebut
5)      Teknik Konjungtif
Konsumen akan menetapkan batas minimum standar atau skor untuk setiap atribut yg dievaluasi
6)      Teknik Disjungtif
Sama dengan dengan teknik konjungtif, bedanya teknik disjungtif akan memilih
merk yang memiliki skor yang tertinggi pada salah satu atribut dari merk tersebut
5.      Menentukan Pilihan Produk
Referensi :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar